Desa Durian Bungkuk terletak di Kecamatan Batu Ampar Kabupaten Tanah Laut Provinsi Kalimantan Selatan Didirikan Oleh Transmigran Asal Jawa Timur Pada Tahun 1976. Nama "Durian Bungkuk" Diambil dari kondisi Geografis atau alam yang secara kebetulan di antara perbatasan dengan Desa Damar Lima disitu ditumbuhi pohon durian yang membungkuk yang secara tidak langsung masyarakat Damar lima dan Sekitar menyebut untuk orang transmigrasi baru itu di daerah yang ada durian membungkuk yang ada diperbatasan Desa . Kemudian tecetuslah nama desa Durian Bungkuk dari Kebiasaan Penyebutan tersebut. Dahulu wilayah Desa Durian Bungkuk Kecamatan Batu Ampar bergabung dengan Kecamatan Jorong sebelum ahirnya menjadi bagian dari kecamatan Batu Ampar Kabupaten Tanah Laut Provinsi Kalimantan Selatan. Pemerintah Desa Durian Bungkuk Mempunyai Tradisi Unik untuk menyelamatkan bumi dan memperjelas identitas desa nya yaitu dengan Tradisi "Tandur Cinta" Tandur cinta ialah Tanam durian Bagi Calon Pengantin Pria dan wanita . Dimana Bagi Calon Pengantin Baru diwajibkan menanam Pohon Durian. yang bertujuan untuk Penghijauan dan menjadi Kenang Kenangan dari sepasang pengantin dengan Harapan menanam pohon durian apabila pohon sudah tumbuh besar dan berbuah dapat menjadi kisah dan tanda cinta yang bisa diceritakan kepada anak cucu kita bahwa pohon yang tumbuh dan berbuah ini adalah pohon cinta yang ditanam ibu dan bapak.
🏛️ Milestone Penting
Desa Desa Durian Bungkuk terus berkembang menjadi desa modern dengan berbagai inovasi pelayanan digital untuk kemudahan masyarakat.
Saat ini, Desa Desa Durian Bungkuk telah bertransformasi menjadi desa digital yang mengutamakan pelayanan berbasis teknologi untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat dan transparansi pemerintahan desa.